0
Pengalaman bekerja menjadi security, satpam, yang pernah kami alami adalah sesuatu yang cukup berarti bagi kami pribadi. Bagaimana tidak jika pengalaman bekerja ini menjadikan kami lebih dapat mengetahui kehidupan dari sisi lain di luar kehidupan yang biasa kami jalani.

Jika Anda saat ini bekerja menjadi security atau Anda telah berhenti kami percaya anda telah menjalani hidup anda dengan beragam peristiwa dalam hidup. Seperti pilihan-pilihan dalam hidup lainnya bekerja menjadi security atau satuan pengamanan bagi sebagian orang adalah impian. Walau sebagian lain menganggap pekerjaan security adalah suatu pekerjaan yang memang harus di kerjakan. Terlepas seseorang tersebut menyukainya atau karena terpaksa.

Sekitar tahun 2007, penulis pernah menjadi security di sebuah sekolah Internasional yang berada di daerah Jakarta Utara. Pengalaman tersebut penulis dapatkan ketika merantau di Jakarta. Sebuah pilihan pekerjaan yang menurut penulis memang harus di kerjakan, dengan salah satu alasannya adalah tidak mungkin untuk menjadi pengangguran di daerah perantauan.


Pengalaman di Jakarta menjadi seorang security cukup membuat penulis untuk mendapatkan suatu penilaian yang berharga. Sejak dahulu penulis hampir tidak pernah merasakan kesulitan kalau hanya sekedar makan. Namun di perantauan penulis harus berjuang cukup ekstra untuk sekedar bertahan hidup.

Sisi baiknya adalah penulis dapat lebih merasakan apa yang mungkin telah biasa di rasakan oleh orang-orang tertentu yang kurang mempunyai mempunyai kemampuan untuk mencukupi kebutuhan hidupnya. Hal ini membuat penulis jadi lebih bersyukur ketika mendapatkan suatu kenikmatan. Dan senantiasa berusaha untuk saling berbagi dari apa yang penulis mampu.

Sebuah pengalaman yang sangat berharga bagi penulis. Bayangkan saja, Untuk berangkat kerja dari sebuah kontrakan yang berada di daerah Jakarta Timur, ke tempat bekerja daerah Jakarta Utara memakan waktu hampir 2 jam penulis jalani.

Harus bangun lebih pagi dari biasanya penulis bangun. Bayangkan saja jika Anda yang tidak pernah bangun di atas jam 5 pagi, tapi karena suatu keadaan Anda harus bangun di jam 2 atau maksimal di jam 3, karena Anda memperoleh shift pagi yang di mulai jam 6. Anda boleh tidak terlambat sedikitpun karena tempat pekerjaan Anda yang memiliki displin yang tinggi. Demi hidup, tho itu memang harus di jalani.

Pekerjaan menjadi security tersebut penulis jalani hanya sekitar 3 bulan saja. Alasan yang terpenting adalah gaji bulanan yang tidak sesuai dengan biaya yang penulis keluarkan sehari-hari.

Sebenarnya menurut informasi gaji yang di keluarkan oleh sekolah tersebut sudah mencapai UMR Jakarta yang waktu berada di kisaran 1 juta 500 ribu rupiah. Namun di karenakan penulis memperoleh pekerjaan tersebut dari sebuah outsourcing, maka penulis hanya memperoleh penghasilan sebesar 800 ribuan rupiah saja. oleh karenanya penulis sangat mendukung akan penghapusan sistem outsourcing. Karena sistem outsourcing sangat tidak manusiawi.

Demikian sekilas pengalaman penulis yang pernah bekerja menjadi security. Jika ada pembaca blog ini yang pernah atau bahkan sampai sekarang masih tetap menjadi security. Atau mungkin mempunyai pandangan lain tentang tulisan sederhana ini komentar anda kami tunggu dengan senang hati di kolom komentar di bawah artikel ini. salam

Post a Comment Blogger

Terima kasih telah berkunjung. Silahkan tulis komentar Anda yang berkaitan dengan artikel

 
Top