0
Ormas adalah sebuah organisasi masyarakat yang di dirikan oleh seseorang atau sekelompok orang untuk mencapai tujuan bersama seperti yang telah di gariskan di anggaran dasar dan anggaran rumah tangga suatu organisasi masyarakat.
Baca juga Berkecimpung di Partai Politik

Dari berbagai ormas yang ada di Indonesia, Penulis bergabung di salah satu ormas yang ada di daerah penullis. Sebuah organisasi masyarakat yang bergerak di bidang seni budaya dan persilatan. Alasan penulis bergabung di ormas tersebut mungkin sama dengan rekan - rekan yang lain. Yakni kesamaan minat dan hobi yang sama.

Organisasi masyarakat adalah sebuah organisasi yang sejatinya bersifat non partisan dan di buat untuk melayani kebutuhan anggota organisasi tersebut secara maksimal. Namun saat ini banyak nya organisasi massyarakat yang penulis tahu, secara langsung atau tidak langsung melibatkan diri menjadi partisan sebuah partai politik, individu atau golongan tertentu.
Kelemahan inilah yang mungkin membuat sebagian besar organisasi masyarakat tidak dapat berkembang dengan semestinya. Karena untuk membesarkan suatu organisasi adalah tidak mudah. Di butuhkan orang-orang yang secara konsekwen mempunyai niat untuk mengembangkan ormas yang bersangkutan. Tidak fokusnya pengurus ormas yang bersangkutan untuk membesarkan organisasi masayarakat tentu akan mengakibatkan ormas yang bersangkutan sulit untuk menjadi besar sesuai dengan harapan yang telah di gariskan.

Penulis memasuki ormas ini kira-kira di penghujung tahun 2009, setelah mendapatkan sebuah informasi dari seorang teman. Karena Pengurus merasa ormas tersebut memang cukup sesuai dengan minat penulis, maka penulis pun turut bergabung.

Puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa di ormas ini pengurus mendapat kepercayaan untuk membantu seorang wakil ketua di tingkat propinsi untuk mengembangkan ormas yang bersangkutan. Kegiatan-kegiatan ormas penulis ikuti dengan aktif. Rapat-rapat yang berlangsung sampai tengah malam pun, penulis ikuti. Memberikan sambutan kepada segenap anggota di suatu acara pun cukup sering penulis lakukan dalam rangka mewakili pengurus lain yang berhalangan.

Setelah penulis cukup aktif berada di dalamnya, baru penulis tahu, ternyata ormas tersebut berafiliasi terhadap sekelompok orang dan golongan yang menjadi penguasa di sebuah kota/kabupaten. Hal tersebut penulis ketahui setelah jabatan ketua umum tingkat Propinsi di jabat oleh seorang Kepala daerah di kota yang bersangkutan. Jadi ormas tersebut ternyata tidak secara murni menjadi ormas, melainkan juga terlibat cukup aktif di dunia perpolitikan.

Ternyata setelah penulis dalami, intrik yang terjadi di ormas tersebut tidak kalah kerasnya dengan intrik politik yang terjadi di sebuah partai politik. Sebuah keadaan yang menurut penulis tidak layak. Namun kenyataan itulah yang terjadi di lapangan.

Hingga tahun 2012 akhir, penulis masih mengikuti kegiatan-kegiatan ormas tersebut secara aktif. Namun melihat perkembangan yang semakin tidak kondusif di ormas tersebut, dengan di tandai dengan program-program yang tidak berjalan di tambah lagi dengan persaingan di internal yang tidak sehat,  dengan terpaksa penulis secara perlahan meninggalkan ormas tersebut.

Hingga saat ini penulis tidak lagi secara aktif mengikuti perkembangan ormas yang pernah secara aktif penulis ikuti dulu. Semoga ormas tersebut dapat berubah menjadi lebih baik.

Itulah sedikit pengalaman yang penulis alami mengenai dunia ormas. Jika Anda pembaca blog ini mempunyai pengalaman lain tentang ormas di Indonesia. Dengan senang hati, kami tunggu pendapatnya di kolom komentar. Terima Kasih

Posting Komentar Blogger

Terima kasih telah berkunjung. Silahkan tulis komentar Anda yang berkaitan dengan artikel

 
Top