0
Disiplin dalam berlalu lintas, sebuah kata yang terlihat sederhana namun cukup sulit dalam pelaksanaannya. Sesungguhnya disiplin dalam berlalu lintas tidak hanya sekedar pihak kepolisian saja yang membutuhkannya. Melainkan kita semua, segenap penguna jalan raya membutuhkan sikap disiplin dalam berlalu lintas.

Sebagai contoh, kita semua yang sedang melakukan suatu perjalanan, baik itu menggunakan kendaraan umum, motor atau mobil untuk melakukan aktifitas kita untuk berangkat ke sekolah, pergi ke pasar atau bekerja, hampir dapat di pastikan akan merasa nyaman di jalan raya, ketika tidak terjadi kemacetan.

Kemacetan yang terjadi di jalan raya cukup banyak alasannya. Di mulai dari lampu lalu intas yang tiba - tiba mati dan kita tidak tau alasannya. Kendaraan umum yang mogok di tengah jalan atau pengendara motor yang ugal-ugalan, atau bahkan sampai terjadi suatu peristiwa kecelakaan di jalan raya.

Hampir semua kejadian yang terjadi di jalan raya di akibatkan oleh kurang disiplinnya pengguna jalan  raya. Terjadinya kemacetan, bahkan kecelakaan, rata-rata karena di picu oleh ketidak disiplinan kita semua selaku pengguna jalan raya.

Kemacetan yang terjadi di jalan raya, tidak saja di karenakan jalan yang sempit dengan pengguna jalan raya yang semakin membesar, melainkan juga karena akibat ketidak disiplinan kita selaku pengguna jalan raya. 
Sebagai contoh, di suatu lampu merah, yang kebetulan berada di suatu perempatan jalan, mengalami mati lampu. Dengan ketidak disiplinan pengguna jalan raya, hampir semua pengguna jalan raya ingin berjalan mendahului kendaraan lainnya. Yang terjadi adalah akibat lampu merah yang mati, pengguna jalan raya yang kurang disiplin, mengakibatkan jalanan menjadi macet total. Kendaraan "terkunci" tidak dapat jalan. Jelas hal ini menghambat seluruh pengguna jalan raya.

Jika kita semua belajar untuk mendisiplinkan diri dengan berbagai cara, seperti berjalan di tempat yang telah di tentukan, menggunakan kendaraan dengan kecepatan yang sedang, tidak menggambil jalur lain ketika lampu lalu lintas berwarna merah atau memberhentikan kendaraan di belakang marka jalan, maka kita telah mengikuti aturan berlalu lintas dengan baik.

Hal yang sangat sederhana sebenarnya, kita semua belajar untuk senantiasa mengikuti aturan yang berlaku dalam berlalu lintas. Dengan demikian, jika kita semua dapat belajar untuk mengikutinya, maka dengan sendirinya, kenyamanan dalam berlalu lintas dapat kita rasakan.

Mari kita semua belajar untuk mendisiplinkan diri kita masing-masing untuk belajar disiplin dalam berlalu lintas. mari kita hormati hak pengguna jalan raya lainnya. Marilah kita mulai belajar untuk melakukannya. Tidak hanya sekedar patuh ketika ada pihak kepolisian yang mengawasinya.

Pada dasarnya tertib dan disiplin dalam berlalu lintas adalah kebutuhan kita semua. Mari kita semua mulai saat ini belajar untuk dapat menjalankan disiplin dalam berlalu lintas, demi kenyamanan dan menghindari bahaya yang dapat terjadi di jalan raya.

Semoga artikel sederhana tentang disiplin dalam berlalu lintas ini dapat bermanfaat. Salam

Posting Komentar Blogger

Terima kasih telah berkunjung. Silahkan tulis komentar Anda di bawah ini. Salam..

 
Top