0
Artikel ketiga tentang nasib guru tetap dan guru tidak tetap sekolah swasta ini kami ambil dari blog kami yang beralamat di frizedianto.wordpress.com dengan di tambah sedikit editan. Isi postingan ini mungkin sudah cukup kadaluarsa, namun kami berharap artikel ini tetap dapat memberikan sesuatu terhadap Anda pembaca blog sederhana ini.

Penerimaaan CPNS dari Kategori 1 dan Kategori 2, di mana kebijakannya di buat oleh pemerintah, belum juga dapat memfasilitasi guru tetap dan guru tidak tetap di Sekolah swasta, dengan alasan penghasilan guru sekolah swasta tidak di biayai oleh dana APBN atau APBD.
Nasib Guru Tetap dan Guru Tidak Tetap Sekolah Swasta
Sungguh.., alasan yang terlihat sangat di buat-buat. Di mana pemerintah masih juga memperlihatkan perbedaan dalam memberikan penghargaan antara guru yang mengajar di sekolah swasta dengan guru yang mengajar di sekolah negri. 

Di satu sisi, pemerintah mengatakan tidak ada perbedaan antara sekolah swasta dan sekolah negri, Pemerintah juga menuntut kinerja yang baik kepada guru swasta dan guru negri. Tapi di sisi yang lain, pemerintah melalui kebijakan-kebijakannya sangat terlihat nyata masih menganaktirikan guru yang mengajar di sekolah swasta. 

Sungguh.., seandainya pemerintah dapat lebih peka, dengan menggunakan pertimbangan-pertimbangan yang lebih manusiawi. Pemerintah menyadari/ tau / mencari tau kesulitan - kesulitan yang di hadapi pihak yayasan, sebagai penyelenggara sekolah swasta dan guru - guru di sekolah swasta. Dapat di pastikan pemerintah akan memberikan kesempatan yang sama pada guru yang mengajar di sekolah swasta, sebagaimana pemerintah memberikan kesempatan pada guru yang mengajar di sekolah negri. 

Perlu di ketahui, kinerja guru di sekolah swasta, tidak berada di bawah kemampuan guru di sekolah negri. Apabila kebijakan ini di buat, Insyaallah,  akan dapat meningkatkan kompetisi yang sehat di antara guru, sekaligus menghilangkan kesan sombong dan arogan dari oknum guru pns di sekolah negri.

Hemat kami, seyogyanya pemerintah harus memfasilitasi guru sekolah swasta, dengan memberikan kesempatan yang sama, sebagaimana yang pemerintah berikan kepada guru sekolah negri. Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia sebagai perwakilan Masyarakat Indonesia, sejatinya dapat mendorong pemerintah untuk dapat memberikan kesempatan yang sama kepada guru yang mengajar di sekolah swasta. Tentu dengan syarat-syarat tertentu, sebagai contoh:

Guru Tetap Yayasan/Guru Tidak Tetap Di Sekolah Swasta, yang dapat di fasilitasi untuk menjadi CPNS, harus mempunyai syarat - syarat tertentu. Antara lain:

1. Guru Tetap Yayasan/Guru Tidak Tetap Di sekolah Swasta
2. Strata 1
3. Masa Pengabdian Minimal 10 tahun per Januari 2013
4. Mendapat Rekomendasi dari Pihak Yayasan, sebagai Induk yang menaungi Sekolah, dengan berdasarkan pertimbangan - pertimbangan antara lain:
      a. Aspek Loyalitas terhadap Yayasan
      b. Aspek Kinerja
      c. Kredibilitas dan Integritas yang baik
5. CPNS dari Guru Tetap Yayasan/Guru Tidak Tetap Di sekolah Swasta tersebut, bersedia/harus di tempatkan kembali di Sekolah Swasta, tempat di mana mereka mengabdi.

Bila hal ini di lakukan, kami yakin kwalitas pendidikan di indonesia, sedikit demi sedikit akan menjadi lebih baik. Karena sebagaimana di ketahui umum, penghasilan yang baik, sangat tinggi tingkat korelasinya dengan kinerja yang baik.

Semoga nasib guru tetap dan guru tidak tetap sekolah swasta di era pemerintahan baru saat ini dapat menjadi lebih baik lagi. Salam

Post a Comment Blogger

Terima kasih telah berkunjung. Silahkan tulis komentar Anda yang berkaitan dengan artikel

 
Top