0
Baru saja kami menuliskan cerita tentang gerakan koin dari Aceh untuk Australia dan berharap pemerintah Indonesia dapat lebih memperhatikan lagi nasib warga negaranya. Terdengar kembali sebuah kisah pilu dari kota Batam mengenai satu orang Tenaga kerja Indonesia yang berasal dari kota Medan mengalami penyiksaan di Malaysia.

Sudah saatnya pemerintah Indonesia lebih memperhatikan warganegaranya yang berada di luar negeri. Terlebih lagi untuk saudara-saudara kita yang sedang merantau ke luar negeri untuk bekerja.

Seorang TKI asal Medan melarikan diri setelah tidak kuat menghadapi majikannya di Malaysia yang suka menyiksa, hingga kakinya tidak dapat berjalan dengan normal karena sering di tendangi. Sebuah upaya melarikan diri yang tragis, karena dalam pelariannya, pria tersebut hanya mampu menyeret kakinya dengan mengesot.

Tidak saja majikannya suka menyiksa, TKI ini pun tidak di gaji selama 4 bulan dia bekerja di sana. Sungguh seseorang yang tidak memiliki prikemanusiaan. Siapapun orangnya kami rasa, jika ia memiliki hati nurani tidak akan melakukan hal yang sedemikian rupa kepada manusia lainnya.
Kejadian ini seyogyanya di jadikan perhatian serius oleh pemerintah, yang saat ini di nahkodai oleh bapak Joko Widodo. Melalui mentri-mentrinya, pak jokowi harus memberikan perhatian yang serius terhadap warga negaranya yang berada di luar negri. Terlebih lagi alasan merantau ke luar negri tersebut di karena kan terpaksa untuk memenuhi kebutuhan hidup.

Dalam kasus ini, Pria yang bernama Renda usia 32 tahun ini, merantau ke luar negeri, Malaysia, dalam rangka mencari biaya berobat untuk ibunya. Namun bukannya hasil baik yang ia dapatkan, melainkan kesengsaraan yang di terimanya.

Sungguh suatu perbuatan yang sangat mulia, walaupun harus di tebus dengan duka nestapa. Kami sungguh berharap kepada pemerintahan Joko Widodo untuk dapat memberikan pelayanan yang lebih baik lagi kepada setiap warganegaranya.

Negara ada karena kebulatan tekad seluruh masyarakatnya untuk berdiri di tempat yang sama. Negara mempunyai kewajiban untuk memberikan kesejahteraan yang maksimal kepada seluruh masyarakatnya. Sebagaimana yang telah termaktub di dalam pembukaan Undang-undang Dasar Republik indonesia 1945.

Jika masyarakat tidak merasakan kehadiran adanya negara, terlebih ketika dirinya menglami kesulitan yang harus berhadapan dengan negara lainnya. Akan timbul satu pertanyaan, untuk apa ada Negara?

Semoga dengan kejadian yang seakan tidak ada habis-habisnya ini dapat menjadi pelajaran bagi semua seluruh rakyat Indonesia. Untuk menuntut kepada Pemerintah agar dapat memberikan pelayanan yang lebih baik kepada seluruh rakyat, kepada seluruh warganegaranya.
Dengan ketegasan yang bermartabat yang telah dan akan di lakukan oleh pemerintahan Bapak Susilo Bambang Yudhoyono dan kini di lanjutkan oleh Bapak Joko Widodo, kami yakin pemerintah Indonesia akan mampu membuat setiap warga negara nya menjadi terhormat di mata negara lain. Tidak ada yang lebih penting dari suatu kehormatan, terlebih jika itu mengenai kehormatan dan harga diri bangsa.

Semoga kisah TKI yang kembali di siksa oleh majikannya seperti di Malaysia ini tidak kembali terjadi. Semoga Pemerintah dapat lebih baik lagi melayani rakyatnya demi Indonesia Raya. Rakyat yang lebih sejahtera. Aamiin..

* Sumber: Sindonews.com

Posting Komentar Blogger

Terima kasih telah berkunjung. Silahkan tulis komentar Anda yang berkaitan dengan artikel

 
Top