0
Bahan bakar minyak adalah sebuah kebutuhan yang sangat penting bagi masyarakat. Kenaikan bbm yang terjadi di masa pemerintahan Jokowi saat ini mendatangkan polemik yang cukup luar biasa di tengah-tengah masyarakat. Bagaimana tidak? Kenaikan bbm secara langsung akan menaikkan juga harga-harga kebutuhan pokok masyarakat di pasar-pasar. 

Kenaikan bbm tidak akan serta merta mendatangkan polemik di masyarakat jika penghasilan rata-rata masyarakat telah berada di atas kebutuhan minimalnya. Namun faktanya adalah sebagian besar masyarakat kita saat ini belum mendapatkan penghasilan yang cukup untuk dapat memenuhi kebutuhan hidupnya. Dalam artian masih banyak masyarakat belum sejahtera.

Belum lagi kenaikan-kenaikan harga yang lain, seperti kenaikan harga LPG, kenaikan Tarif Dasar Listrik. Sangat jelas kenaikan-kenaikan harga ini akan memicu kenaikan harga-harga kebutuhan pokok masyarakat, yang pada akhirnya akan mendatangkan imbas sangat besar bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Hal ini juga akan mengakibatkan ketidakpastian ekonomi di tengah penghasilan masyarakat yang tidak meningkat saat ini.

Penghasilan banyak masyarakat yang masih di bawah kebutuhan minimalnya inilah yang akhirnya mendatangkan polemik, ketika kenaikan bahan bakar minyak di lakukan pemerintah. Pemerintah seakan tidak berdaya untuk menjaga kestabilan harga bbm, sehingga kembali lagi masyarakat lah yang menjadi korban kebijakan ini.  

Kenaikan harga minyak yang terjadi karena adanya kebijakan kenaikan harga bbm yang mengikuti harga minyak dunia, sejatinya dapat saja di lakukan oleh pemerintah, jika pemerintah telah berhasil memberikan kesejahteraan kepada masyarakatnya. Namun jika pemerintah belum mampu memberikan itu, maka sebaiknya pemerintah tidak lah mengeluarkan kebijakan-kebijakan yang justru memberatkan masyarakat.
Polemik Kenaikan BBM Di Masyarakat
Menurut pendapat kami, hingga saat ini masyarakat kita belum siap akan adanya ketidak pastian naik dan turunnya harga bbm, karena kenaikan harga bbm sebagimana telah di ketahui bersama, akan memberikan imbas yang besar terhadap kenaikan-kenaikan harga lainnya, seperti kenaikan harga-harga kebutuhan pokok masyarakat di pasar, kenaikan harga transportasi, dan lain sebagainya, yang pada akhirnya menambah beban masyarakat di tengah penghasilan yang tidak meningkat.

Benar bahwa pemerintah juga pernah menurunkan harga bbm namun penurunan harga bbm tersebut tidak memberikan penurunan harga terhadap kebutuhan bahan-bahan kebutuhan pokok masyarakat. Sederhananya adalah ketika bbm naik maka akan serta merta kebutuhan pokok masyarakat akan menjadi naik. Namun tidak sebaliknya ketika harga bbm turun. 

Oleh karenanya, menurut hemat kami kenaikan harga bbm seharusnya menjadi perhatian besar bagi pemerintah untuk dapat melakukan kontrol yang ketat. Pemerintah harus mampu menciptakan sebuah sistem mekanisme yang dapat membuat kenaikan harga bbm tidak menjadi beban masyarakat. Pemerintah harus mampu menciptakan sebuah terobosan mekanisme yang baru dan baik untuk masyarakat. Agar ketika harga bbm mengalami penurunan, harga bahan-bahan pokok kebutuhan pokok juga dapat mengalami penurunan.

Adalah tugas pemerintah untuk dapat memberikan kepastian kesejahteraan masyarakat, termasuk akan adanya kebijakan kenaikan harga bbm yang kebijakan nya telah di buat untuk menggikuti harga pasar dunnia. Agar kebijakan kenaikan harga bbm ini tidak menjadi sebuah polemik di masyarakat dan tentunya agar kenaikan bbm ini tidak menjadi beban tambahan bagi masyarakat yang sampai ini belum mendapatkan pelayanan yang maksimal dari pemerintah.

Semoga polemik kenaikan bbm yang terjadi di masyarakat saat ini tidak berlarut-larut. Semoga pemerintah dapat memberikan solusi yang terbaik bagi permasalahan ini agar masyarakat secara perlahan mampu mendapatkan kesejahteraan. Semoga bermanfaat.
Jangan lupa simak juga Sekolah Bangkrut Siapa Yang Rugi?

Post a Comment Blogger

Terima kasih telah berkunjung. Silahkan tulis komentar Anda yang berkaitan dengan artikel

 
Top