0
Cukup banyak manfaat hobi nonton film yang akan di dapatkan bagi seseorang yang menyukai hobi nonton film. 

Selain membaca, renang, olahraga dan blogging, hobi kami lainnya adalah menonton film. Jenis film apapun kami menyukainya. 

Namun di antara beragam jenis film yang ada, jenis film dengan tema atau genre action dan fiksi ilmiah adalah jenis film yang paling kami sukai. 

Hobi Nonton Film

Hobi nonton film ini telah kami minati sejak usia anak-anak hingga dewasa kini. Dari film kartun Doraemon, Spongebob hingga film action sejarah kami sukai.

Dalam setiap bulan beberapa buah film hampir pasti kami tonton. Setidaknya untuk menjadi bahan refreshing kami.

Manfaat Hobi Nonton Film


Jika ada yang bertanya tentang alasan kami menonton film, jawaban kami seperti apa yang telah kami sampaikan di atas.

Setidaknya untuk kami, alasan hobi menonton film adalah karena menonton film dapat menghilangkan kejenuhan dari cukup banyaknya aktifitas yang di lakukan penulis. 

Hobi menonton film menjadi salah satu hal yang dapat membuat penulis merasa fresh dan rileks.

Bahkan tanpa harus keluar dari rumah, dengan bantuan teknologi internet, kejenuhan dapat hilang setelah menonton film.

Ada cukup banyak manfaat hobi menonton film. Setidaknya manfaat hobi menonton film ini kami rasakan sendiri.

Setidaknya ada 3 manfaat hobi nonton film yang kami rasakan. Di bawah ini penjelasan kami tentang manfaat hobi menonton film.

1. Menghilangkan kejenuhan
Dengan menonton film penulis merasa dapat menghilangkan kejenuhan dari cukup banyaknya aktifitas sehari-hari. 

Bahkan tidak harus keluar dari rumah untuk penulis menghilangkan kejenuhan. Dengan menonton tv di rumah kejenuhan dapat menghilang dengan sendirinya.

2. Menambah pengetahuan
Selain itu manfaat hobi menonton film lainnya yang kami rasakan adalah bahwa dengan menonton film pengetahuan jadi bertambah. 

Film fiksi ilmiah dan atau film action berbalut sejarah dapat memberikan pengetahuan dan pemahaman lebih baik tentang hidup dan kehidupan bagi penulis.

3. Menambah Ide dan gagasan
Ide dan gagasan dalam hal tertentu menjadi ada yang pada akhirnya dapat di terapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Demikian cukup banyaknya manfaat menonton film yang kami rasakan hingga akhirnya hobi menonton film tetap kami teruskan karena kami pikir sama sekali tidak ada ruginya memiliki hobi menonton film. tentu saja dengan catatan tidak berlebihan. 

Jangan sampai hobi menonton film tersebut malah menjadikan diri kita tidak memiliki aktifitas positif dan atau bahkan membuat tidak produktif.

Review Film Butterfly Effect


Belum lama ini kami menonton film dengan judul Avengers - Age Of Ultron dan The Butterfly Effect. Kedua jenis film tersebut adalah jenis film yang kami  sukai. 

Jenis film pertama adalah jenis action sedangkan jenis film yang kedua adalah jenis fiksi ilmiah yang menceritakan tentang kemampuan seseorang untuk mengubah masa depan.

Kali ini kami akan mencoba menceritakan tentang film yang berjudul The Butterfly Effect. 

Sepanjang yang kami ketahui film The Butterfly Effect saat ini telah memiliki 3 buah seri, The Butterfly Effect, The Buttterfly Efffect 2, dan The Buttterfly Efffect 3. 

Inti cerita film ini sama tentang seseorang yang memiliki kemampuan untuk merubah masa depan.

Saat ini kami akan mengulas film The Butterfly Effect yang pertama. 

Film ini sesungguhnya pernah di putar di sebuah televisi swasta, karena kami penasaran, kami pun kembali menonton melalui DVD kembali. 

Sedikit ada keunikan dan perbedaan cerita di akhir cerita film The Butterfly Effect yang pernah di tayangkan di televisi dan di DVD.

Sebagaimana telah di ketahui Film ini di edarkan pada tahun 2004, pembukaan film ini menuliskan tentang Chaos Theory. 

"It has been said that something as small as the flutter of a butterfly's wing can ultimately cause a thypoon halfway aroud the world". 

Terjemahan umum dalam bahasa Indonesianya adalah : Teori Kekacauan : "Telah di katakan, bahwa sesuatu yang kecil, seperti kepakan sayap kupu-kupu, dapat menyebabkan sebagian dunia di landa topan".

Tokoh utama dalam film ini adalah Evan seorang anak laki-laki yang tinggal hanya dengan ibunya, ayahnya berada di sebuah Rumah Sakit Jiwa karena di anggap mengalami sakit jiwa. 

Pertemuan di RS tersebut tidak mendapatkan sesuatu yang Evan harapkan. Sesungguhnya Ia hanya berharap Ayahnya mengijinkan Evan untuk memanggil Ayahnya, Ayah. 

Namun ternyata suatu Insiden terjadi, tiba-tiba Ayah Evan mencoba untuk mencekik Evan dan ingin membunuhnya. 

Salah seorang penjaga memukul kepala belakang Ayah Evan yang akhirnya mengakibatkan Ayah Evan meninggal dunia.

Cerita dalam film The Butterfly Effect ini bagi kami sangat menarik, salah satu yang menarik perhatian kami adalah sekalipun kita mampu untuk kembali ke masa lalu, kita tidak akan mampu untuk membuat masa depan menjadi lebih baik. 

Tindakan sekecil apapun yang kita buat di masa lalu akan dapat merubah seluruh jalan cerita hidup kita termasuk kehidupan orang-orang yang kita cintai di sekitar kita.

Yang cukup menarik lainnya dari film ini adalah cerita di akhir filmnya. 

Jika di Televisi, cerita berakhir dengan bahagia karena Evan kembali ke masa lalu dan membisikkan kata-kata kepada teman perempuan kecilnya yang bernama Kayleigh untuk mengusirnya. 

Sehingga di masa depan dengan tidak terhubungnya Evan dan Kayleigh, masa depan keduanya menjadi baik. 

Ketika kami menonton film tersebut di DVD, akhir ceritanya menjadi lain. 

Untuk mengetahui lebih lanjut kisah menarik dari film The Butterfly Effect ini, kami persilahkan Anda untuk menontonnya.   

Demikian tulisan sederhana tentang hobi nonton film dan sedikit review film The Butterfly Effect dari kami. Semoga bermanfaat

Posting Komentar Blogger

 
Top