0
2 Macam Sholat Tarawih - Sholat tarawih adalah salah satu ibadah yang penting di dalam bulan Ramadhan. Nabi Muhammad SAW sangat menganjurkan kaum muslimin dan muslimat untuk dapat melaksanakan sholat tarawih ini di karenakan banyak sekali mengandung hikmah di dalamnya. Sholat Tarawih hukumnya adalah Sunnah Mu'akkadah, yang artinya sholat sunnah yang di kuatkan atau sholat sunnah yang sangat di anjurkan untuk di kerjakan.

Sejarah sholat tarawih ini dulunya di zaman Nabi Muhammad SAW terkadang di laksanakan secara berjamaah dan terkadang pula pelaksanaan sholat Tarawih tidak di laksanakan secara berjamaah. Ketika beliau di tanyakan mengapa beliau tidak melaksanakan sholat Tarawih secara berjamaah. Beliau menjawab : " Sungguh aku khawatir kalau nanti nya sholat Tarawih ini menjadi wajib bagi kalian dan kalian tidak kuat untuk melaksanakannnya. Oleh karena nya aku tidak sering menjalankan sholat tarawih secara berjamaah ".

Namun demikian bukan berarti Nabi Muhammad SAW meremehkan sholat Tarawih ini. Sekalipun beliau tidak melaksanakan sholat Tarawih secara berjamaah beliau tetap menjalankan sholat Tarawih di rumah. Hal ini lah yang membedakan antara beliau dan para sahabat, termasuk kita semua umat akhir zaman saat ini.

Sejarah di lakukannya kembali sholat Tarawih secara berjamaah, di mulai di zaman Khalifah Umar RA. Beliau melihat kaum muslimin melaksanakan sholat Tarawih secara sendiri-sendiri, Ada yang melaksanakan sholat Tarawih secara terburu-buru dan cepat, ada pula yang melaksanakaan sholat Tarawih terlalu lama. Sehingga Beliau melihat seakan tidak terlihat kekompakan dan kebersamaan di kalangan kaum muslimin. 
2 Macam Sholat Tarawih
Salah satu hal tersebut lah yang membuat beliau akhirnya mengambil keputusan untuk kembali menjalankan sholat Tarawih secara berjama'ah. Beliau berkata : " Seandainya pelaksanaan sholat Tarawih secara berjamaah ini di katakan sebagai bid'ah, Insyaallah ini adalah sebuah bid'ah yang baik ". Sejak itu lah pelaksanaan sholat tarawih secara berjamaah di mulai kembali.

Dalam pelaksanaan sholat tarawih secara berjamaah, sejak dahulu hingga saat ini bermacam ragam sesuai dengan situasi dan kondisi. Pelaksanaan sholat Tarawih yang paling sedikit adalah sebanyak 8 rokaat, setiap 2 rokaat di selingi dengan salam. Hingga yang terbanyak adalah 20 rokaat, setiap 2 rokaat di selingi dengan salam. 

Setelah pelaksanaan sholat Tarawih selesai langsung di sambung dengan pelaksanaan sholat Witir sebanyak 3 rokaat, di mana 2 rokaat pertama salam dan terakhir sebagai penutup pelaksanaan sholat Witir melaksanakan 1 rokaat. Di mana pelaksanaan sholat Witir ini adalah sebagai penutup daripada sholat Tarawih.

Kondisi sholat Tarawih saat ini pun tidak lah jauh berbeda, ada yang melaksanakan sholat Tarawih 8 rokaat di sambung dengan sholat Witir sebanyak 3 rokaat. Ada pula yang tetap melaksanakan sholat Tarawih sebanyak 20 rokaat  di sambung dengan pelaksanaan sholat Witir sebanyak 3 rokaat. Semuanya di laksanakan secara berjamaah di masjid atau Mushola.

Menurut Imam Abu Hanifah pelaksanaan sholat Tarawih memiliki hukum Sunnah Mu'akkadah yang artinya sholat sunnah yang di kuatkan, sholat Sunnah yang hukumnya mendekati Sholat wajib. Beliau pun berpendapat terhadap apa yang di lakukanoleh Khalifah Umar adalah suatu hal yang benar, bukan suatu hal yang mengada-ada dan beliau bukan lah seorang pembuat bid'ah yang tidak mempunyai dasar ilmu yang kuat.

Hal itu pun di buktikan dengan tidak adanya suatu komplain atau permasalahan dari kalangan Sahabat terdekat Rasulullah SAW, termasuk di dalamnya Sayyidina 'Ali bin Abi Tholib. di mana saat itu jumlah kaum muslim cukup besar, baik di kota Makkah maupun Madinah.

Pelaksanaan kedua macam sholat Tarawih yang terlihat sedikit berbeda tersebut, Insyaallah tetap benar di hadapan ALLAH SWT. Segenap kaum muslimin di persilahkan untuk memilih yang mana yang ingin mereka kerjakan sesuai dengan kemampuan. Yang terpenting adalah tetap melaksanakan sholat Tarawih secara berjamah sebagi suatu ibadah yang sangat penting di bulan ramadhan.

Kedua macam sholat Tarawih tersebut insyaallah baik, yang tidak baik adalah mereka yang mengaku kaum muslim namun mereka tidak mau melaksanakan sholat Tarawih secara berjamaah. Silahkan di pilih macam sholat tarawih mana yang ingin di jalankan, yang mana Anda sukai sesuai dengan kemampuan. Sesungguhnya ALLAH SWT tidak ingin memberatkan. ALLAHU A'LAM.

Demikian artikel singkat dan sederhana tentang 2 macam sholat tarawih. Semoga dapat bermanfaaat
Jangan lupa simak juga Kuota Internet Indosat Menurun

Post a Comment Blogger

Terima kasih telah berkunjung. Silahkan tulis komentar Anda yang berkaitan dengan artikel

 
Top