0
Ternyata ini alasan mengapa pria dan wanita sulit untuk bekerjasama. Anda akan mengetahui penyebab mengapa seorang pria dan wanita sulit untuk melakukan kerjasama melalui artikel terbaru dari XGados Blog. Harapan kami informasi tentang alasan mengapa seorang pria dan wanita tidak dapat bekerjasama dapat menambah pengetahuan Anda.

Sebagaimana telah di ketahui meskipun telah lama diketahui bahwa seorang pria dan wanita memiliki cara pendekatan yang berbeda dalam masalah suatu kerjasama, namun pendekatan berbeda yang menyebabkan kenapa bisa terjadi seperti itu belum dapat di ketahui secara jelas.

Belum lama ini untuk mengetahui permasalahan tersebut sejumlah peneliti luar negeri mengadakan suatu riset. Para peneliti yang melakukan riset tentang mengapa seorang pria dan wanita sulit untuk dapat bekerjasama ini mengambil beberapa peserta untuk ambil bagian dalam riset tersebut.

Alasan Mengapa Pria dan Wanita Sulit Untuk Bekerjasama

Peserta dalam riset ini diminta untuk bekerjasama dengan pasangan, selama hal tersebut berlangsung pemindaian terhadap aktivitas otak mereka dilakukan. Hasil riset menunjukan bahwa jenis kelamin ternyata memiliki peranan penting dalam menentukan kerjasama.

Para peneliti yang terlibat dalam riset ini menggunakan teknik yang disebut 'hyperscanning', di mana aktivitas otak dua orang secara bersamaan diukur saat mereka berinteraksi. Penelitian ini melibatkan 222 peserta, masing-masing pasangan terdiri dari dua laki-laki, dua perempuan atau seorang laki-laki dan seorang perempuan.

Para pasangan duduk saling berhadapan, masing-masing di depan komputer, tapi tidak boleh berbicara satu sama lain. Mereka diminta untuk menekan tombol ketika lingkaran pada layar komputer berubah warna.

Tujuan dari tugas ini adalah untuk menekan tombol secara bersamaan dengan pasangan mereka. Setelah masing-masing mencoba, pasangan diberitahu untuk menekan tombol seberapa cepat. Mereka memiliki 40 kali kesempatan mencoba agar mereka dapat menekan tombol dengan waktu sedekat mungkin secara bersamaan.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata, pasangan pria dengan pria lebih baik dari pada pasangan perempuan dengan perempuan. Hal ini dapat di lihat dari jarak waktu saat mereka menekan tombol di komputer masing-masing lebih berdekatan.

Hasil pemindaian otak menunjukkan bahwa aktivitas otak dari kedua pasangan itu sangat sinkron selama kegiatan berlangsung. Dalam pasangan dengan jenis kelamin yang sama, terjadi peningkatan koherensi seiring dengan hasil kinerja yang lebih baik pada saat riset tugas prilaku kerjasama ini berlangsung. Namun, tingkatan koherensi tersebut berbeda antara pasangan pria dengan pria dan pasangan perempuan dengan perempuan.

Hasil riset prilaku kerjasama dari pasangan pria dengan wanita hampir sama baiknya dengan Pasangan pria dengan pria. Namun demikian hasil pemindaian otak mereka tidak menunjukkan koherensi. Ternyata otak laki-laki dan perempuan menunjukkan pola yang berbeda selama riset prilaku kerjasama ini berlangsung.

Hal inilah ternyata yang menjadi alasan mengapa seorang pria dan wanita sulit untuk bekerjasama. Ya, karena pola otak seorang pria dan wanita berbeda di saat mereka mengambil suatu keputusan.

Demikian alasan mengapa pria dan wanita sulit untuk bekerjasama. Jika artikel ini di rasa bermanfaat bantu sharing artikel ini agar dapat diketahui lebih banyak orang lagi. Terima kasih

Post a Comment Blogger

Terima kasih telah berkunjung. Silahkan tulis komentar Anda yang berkaitan dengan artikel

 
Top